Pandemi, Pelatihan Bahasa Inggris Dilaksanakan secara Daring di UPT Bahasa

Pandemi Covid-19 yang telah merambah di seluruh dunia membuat berbagai aktivitas manusia menjadi terganggu, bahkan terhenti. Demikian juga kegiatan Pelatihan bahasa Inggris di UPT Bahasa. Di awal pandemi, pelatihan sempat terlaksana satu hingga dua kali tatap muka. Namun, begitu pandemi Covid-19 merebak, pelatihan tatap muka pun dihentikan. Saat itu, tidak diketahui, kapan pelatihan akan dimulai lagi. Sesuai edaran Rektor, semua kegiatan di Universitas Jember dilaksanakan secara daring (online), baik kegiatan kademik maupun pelayanan lainnya. “Kami benar-benar tidak bisa memastikan kapan pelatihan akan dilaksanakan kembali. Kami tidak terpikir untuk menyelenggarakannya secara daring. Namun, akhirnya mau tidak mau kami pun harus menyelenggarakannya secara daring,” kata Fadil, Koordinator Program Pelatihan UPT Bahasa.

Memulai pelaksanaan pelatihan daring pun bukannya tanpa hambatan. Dikarenakan sebagian besar peserta tidak berada di Jember, mereka pun sempat tidak terlacak keberadaannya. Beruntung, melalui para koordinator kelas, semua peserta terhubung kembali dengan UPT Bahasa. Diawali dengan pendataan kembali peserta, penyiapan pelatihan dilakukan dengan mengubah semua perangkat pelatihan dalam skema daring.

Lebih dari 200 peserta dari berbagai fakultas mengikuti pelatihan daring yang pertama ini. Meskipun terlaksana, pelatihan daring ini sempat diwarnai beda pendapat di kalangan peserta. Sebagian tetap menginginkan pertemuan/tatap muka, sedangkan yang lain menginginkan daring. “Bagaimanapun kami tidak bisa menikmati pelatihan dari. Kami khawatir pelatihan menjadi tidak efektif,” kata perwakilan dari Kelas Keperawatan.

Karena diformat daring, semua hal berubah menjadi serba non-tatap muka. Mulai dari pendataan, buku panduan, pengajaran hingga pengisian presensi kehadiran, semua dilakukans secara daring yang melibatkan perangkat komputer maupun HP yang terhubung denga jaringan Internet.

Pelatihan daring ini berlangsung mulai bulan Oktober hingga Desember 2020. Meski terlaksana dengan baik, sejauh ini UPT Bahasa masih belum memutuskan apakah untuk tes akhir tetap dilaksanakan secara daring atau luring (offline). “Ada banyak kendala teknis seandainya tes dilaksanakan secara daring. Kami tidak bisa memastikan apakah benar peserta yang bersangkutan yang mengikuti tes. Selain itu, kendala jaringan juga sangat mungkin terjadi, terutama di tempat tinggal mahasiswa yang jauh dari sinyal Internet. Kita berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir, agar pelatihan dan kegiatan lainnya dapat segera dilaksanakan seperti biasanya,” kata Fadil berharap.

Previous Article
Next Article